
Proyek ini berawal dari satu pertanyaan sederhana, bagaimana menghadirkan rumah tropis yang modern namun tetap membumi? Jawabannya lahir dari dialog antara massa bangunan, iklim, dan material lokal.
Bata merah dipilih bukan sekadar sebagai kulit, tetapi sebagai identitas. Disusun menjadi volume geometris yang tegas, ia membentuk komposisi solid void yang dinamis. Di sisi tertentu, bata dibuat berpori dan dikombinasikan dengan kisi vertikal untuk menyaring cahaya barat, menghadirkan ventilasi alami sekaligus permainan bayangan.










Lantai dasar dirancang lebih terbuka dan transparan, menciptakan koneksi visual ke kolam renang dan taman. Sementara lantai atas tampil lebih masif, memberi rasa privat dan teduh. Struktur beton ekspos menjadi elemen penyeimbang yaitu kokoh, jujur, dan kontras terhadap tekstur hangat bata.
Setiap keputusan desain berangkat dari respon terhadap konteks tropis overhang, bukaan lebar, dan lapisan fasad sebagai pelindung panas. Hasilnya adalah rumah yang tidak hanya tampil kuat secara visual, tetapi juga nyaman untuk dihuni.




