
Ruang dibangun dari komposisi yang tenang namun tegas. Garis-garis vertikal panel kayu yang ritmis, serta permainan solid dan void yang menghadirkan kedalaman visual tanpa perlu berteriak.
Palet ini restrained: hitam arang, kayu gelap, putih bersih, dan aksen terracotta yang muncul presisi bukan sebagai ornamen, melainkan sebagai penegas karakter. Marmer berpola dramatis di dapur menjadi titik fokus, sementara kabinet bertekstur linear menciptakan layering yang sophisticated.










Di area courtyard, cahaya alami menjadi material utama. Bayangan kisi-kisi membentuk komposisi grafis yang berubah sepanjang hari menghadirkan dialog antara interior dan eksterior secara subtil namun kuat. Setiap ruang memiliki identitasnya sendiri, namun tetap berada dalam satu bahasa desain yang konsisten berupa garis tegas, finishing material, akurasi detail, dan pencahayaan terkontrol.
Kamar tidur menghadirkan kehangatan melalui permainan panel kayu vertikal dan indirect lighting yang membungkus ruang. Kamar mandi tampil kontras, marble putih dan solid surface aksen berpadu dengan built in basin terracotta yang berani namun tetap refined. Keindahan tidak hadir dari banyaknya elemen, tetapi dari keberanian untuk menyederhanakan.




